Minggu, 11 Juli 2010

MODEL PEMIMPIN REVOLUSIONER

id.wikipedia.com
Perintah pertama Soekarno sebagai Presiden Republik Indonesia bukanlah membentuk kabinet kementerian atau menandatangani sebuah dekrit. Tidak juga memerintahkan pembantunya untuk menyiapkan hidangan pesta pora. Yang dilakukannya justru memanggil tukang satai. Itu terjadi dalam perjalanan pulang usai terpilih secara aklamasi sebagai Presiden pertama RI pada 18 Agustus 1945.

Di perjalanan, beliau bertemu dengan tukang satai bertelanjang dada dan tanpa alas kaki. "Sate sepuluh tusuk", perintah Presiden Soekarno. Disantapnya satai dengan lahap tidak jauh dari selokan yang kotor. Tukang satai itu pun tampaknya belum tahu bahwa pembelinya adalah seorang presiden.

Itulah perintah pertama dari Presiden Republik Indonesia kepada rakyatnya. Itu juga sekaligus merupakan pesta pribadi seorang Soekarno yang teramat sangat sederhana atas pengangkatannya sebagai pemimpin lebih dari 70 juta orang dari sebuah negara besar yang baru berusia satu hari.

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih telah berkunjung. Semoga bermanfaat!

Popular Posts